Keislaman

Inilah 7 Hal Sederhana Yang Bisa Membuat Istri Anda Bertekuk-lutut, Point ke 7 Yang Jarang Dilakukan.

Rasulullah menjadi suri teladan bagi suami untuk memuliakan istri. Beliau memberikan contoh bagaimana cara mencintai dan menyayangi istrinya. Anda pun bisa mencontoh cara Rasulullah memuliakan istri. Berikut adalah 7 cara memuliakan istri menurut Islam. Mari disimak penjelasannya.

1.      Memberi Nafkah Istri

Salah satu cara memuliakan istri menurut Islam adalah memberi nafkah istri secara lahir dan batin. Ketika laki-laki menikahi perempuan, wajib bagi laki-laki untuk memberi nafkah. Dalam hadis HR. Muslim nomor 1218, Rasulullah saw. bersabda, “

“Bertakwalah kepada Allah pada (penunaian hak-hak) para wanita, karena kalian sesungguhnya telah mengambil mereka dengan amanah Allah dan kalian menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah; dan kewajiban kamu adalah memberi nafkah dan pakaian kepada mereka dengan baik.”

2.      Membantu Istri

Cara Rasulullah memuliakan istri yang patut dicontoh adalah bekerja sama dan membantu istri mengerjakan pekerjaan rumah. Membantu pekerjaan istri dapat membuat istri merasa bahagia dan beruntung karena memiliki suami yang baik.

Hal ini dijelaskan dalam hadis HR. Bukhari bahwa Rasulullah membantu pekerjaan keluarga. Walaupun beliau sudah dijamin masuk surga, beliau tetap sederhana dan membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

3.      Memanggil Istri dengan Panggilan yang Indah

Ketika suami memanggil istrinya dengan panggilan yang indah, sang istri pasti akan senang. Hal ini bisa dipraktikkan kepada istri. Rasulullah juga melakukan hal tersebut. Beliau memanggil istrinya, Aisyah, dengan sebutan Ya Humaira (wahai wanita yang pipinya kemerah-merahan). Aisyah pun tersipu malu merasa bahagia mendengar panggilan indah tersebut.

4.      Mengajak Bepergian Istri

Mengajak istri bepergian dapat membuat istri bahagia. Apalagi setelah sibuk mengurus pekerjaan rumah tangga dan anak-anak. Perasaan senang akan terpancar sehingga suasana di rumah pun akan menjadi hangat dan bahagia. Rasulullah pun mencontohkan hal demikian. Beliau mengajak istrinya bepergian.

Dalam hadis HR. Bukhari dijelaskan bahwa Rasulullah jika hendak melakukan perjalanan, beliau mengundi di antara para istri. Ketika nama salah satu istri yang keluar saat diundi, maka dialah yang ikut pergi bersama beliau.

Rasulullah mengajak bepergian istrinya secara bergiliran dengan adil. Dengan tujuan agar istrinya dapat mengetahui apa yang dikerjakan suami. Sang istri juga merasa dihargai karena dapat terlibat dalam berbagai urusan yang dilakukan suami.

5.      Melindungi Istri

Cara lain untuk memuliakan istri secara Islam adalah dengan melindungi istri. Memberikan perlindungan kepada istri dari berbagai ancaman, termasuk ancaman api neraka, juga merupakan kewajiban seorang suami. Suami melindungi istrinya dengan cara menasehati serta mengajarkan kepadanya akhlak dan adab memuliakan suami sesuai dengan tuntutan Al-Qur’an.

6.      Mencium Istri Ketika Hendak Bepergian

Betapa Rasulullah menjadi teladan bagi para suami dalam memperlakukan istri. Ketika Rasulullah hendak bepergian, beliau mencium istrinya. Sebagaimana hadis diriwayatkan HR. Ahmad, dari Aisyah ra. “

“Rasulullah selalu mencium istrinya sebelum keluar untuk salat, kemudian keluar menunaikan salat tanpa berwudu dahulu.”

Tujuannya adalah untuk memberikan ketenangan kepada istri ketika suami akan bepergian. Tindakan mencium istri juga sangat berguna untuk menepis prasangka buruk di hati istri.

7.      Menjadi Pendengar yang Baik

Menjadi pendengar yang baik atas keluhan istri menjadi salah satu cara memuliakan istri menurut Islam. Hal ini juga dilakukan oleh Rasulullah ketika istrinya sedang berkeluh kesah.

Sebagaimana diriwayatkan dalam hadis HR. Bukhari dari Aisyah ra., “Rasulullah adalah orang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.”

Inilah 7 cara Rasulullah memuliakan istri yang bisa dipraktikkan. Perlakukan istri dengan baik agar hubungan suami istri menjadi hangat dan bahagia.

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close