Kisah InspiratifSedekah

Kisah Keajaiban Sedekah: Budak Batal Masuk Neraka Karena Sedekah

Amalan sedekah sangatlah dahsyat imbalannya karena Allah SWT menjanjikan surga bagi kaum muslim yang melaksanakannya. QS Ali Imran ayat 133 berbunyi, “Dan, bersegeralah kalian mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, di mana surga itu telah disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan, Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”

Untuk lebih menginspirasi kita semua, mari kita simak kisah sedekah mengantar ahli neraka ke surga. Kisah ini tentang seorang budak yang sudah dikatakan akan masuk neraka tapi karena sedekah yang dia lakukan, budak tadi mendapatkan hadiah surga.

Sedekah Mengantar Ahli Neraka ke Surga

Diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwa suatu saat istri Rasulullah SAW ini membeli seorang budak wanita. Tidak seberapa lama kemudian, malaikat Jibril turun ke bumi dan berkata kepada Nabi Muhammad SAW. Perintah Jibril kepada Rasulullah, “Wahai Muhammad, keluarkanlah budak itu dari rumahmu! Karena sesunngguhnya ia adalah ahli neraka.”

Rasulullah kemudian menyampaikan perintah tadi kepada Aisyah. Akhirnya, dengan berat hati Aisyah r.a. melepaskan budak tadi dengan perasaan penuh iba. Aisyah merasa iba karena tiba-tiba turun wahyu untuk mengeluarkan budak tadi, belum lagi mengetahui kenyataan bahwa budak wanita tersebut ditetapkan sebagai ahli neraka.

Melepaskan Budak Wanita Ahli Neraka

Aisyah r.a. tidak mengetahui alasan wanita budak tadi menjadi ahli neraka. Akhirnya, dengan wajah penuh kasih, Aisyah r.a. melepaskan budak itu dengan memberikan beberapa buah kurma sebagai bekal perjalanannya.

Sang budak pun akhirnya pergi meninggalkan kediaman Rasulullah dan Aisyah. Di tengah perjalanan, budak tadi merasa kelelahan. Dia kemudian teringat akan bekal kurma yang diberikan untuknya. Akhirnya, dimakanlah kurma tadi dengan sangat lahap.

Bertemu Orang Fakir

Saat sedang menikmati nikmatnya buah kurma tadi, seorang fakir mendekatinya dan meminta-minta kurma yang sedang disantapnya. Merasa tidak tega, akhirnya sang budak wanita memberikan sisa kurma yang masih dia bawa walaupun sebenarnya dia masih merasa lapar dan masih membutuhkannya untuk sisa perjalanan nanti.

Tidak lama setelah kejadian tersebut, turunlah wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. Malaikat Jibril memerintahkan Rasulullah untuk membawa kembali budak wanita tadi ke rumah karena budak yang sebelumnya ditetapkan sebagai ahli neraka, justru batal masuk neraka karena sedekah yang dia berikan kepada orang fakir tadi. Dari kisah sedekah mengantar ahli neraka ke surga ini, kita semua tahu dahsyatnya amalan sedekah.

Jika saja seorang muslim yang telah meninggal dunia bisa kembali ke dunia dan memiliki kesempatan untuk beramal sholeh, maka amalan yang tidak akan ditinggalkan adalah sedekah. QS. Al-Munafiqun ayat 11 berbunyi, “Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang shalih.”

Saat bersedekah, jangan pernah berpikir bahwa harta kita akan semakin berkurang. Sebaliknya, dengan bersedekah, harta yang kita keluarkan untuk sedekah akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah Ayat 261, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.“

Semoga kisah sedekah mengantar ahli neraka ke surga di atas dapat menginspirasi kita semua agar tidak pernah merasa berat saat mengeluarkan harta untuk saudara sesama muslim dan untuk kebaikan di jalan Allah SWT.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close