Umum

Macam-macam Amal Sholeh yang Dicintai Allah

Macam-macam Amal Sholeh yang Dicintai Allah

Amal sholeh berperan penting dalam menentukan kualitas perbuatan manusia. Dengan beramal sholeh, kita akan memperoleh ganjaran kebaikan di dunia maupun akhirat. Apalagi, iman tidak akan cukup tanpa amal.

Perlu diketahui, amal merupakan buah dari iman. Ketika iman seseorang menguat, bertambah kuat pula ia mengamalkan perintah-perintah agama. Ia akan terus berusaha agar hubungan dengan Allah semakin membaik lewat melakukan apa saja perbuatan yang dirahmati Allah dan menghindari perbuatan yang membuat Allah murka. 

Macam-macam Amal Sholeh

Al-Quran menyebutkan bahwa amal sholeh adalah jalan penyempurnaan rohani, taqarrub kepada Allah. Jalan ini dilakukan untuk mencapai derajat tertinggi dan ditempatkan pada tempat istimewa, yaitu surga setelah iman. 

Hal ini termaktub dalam Surat Al-Ankabut (29:58).

“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal.” (QS Al-Ankabut 29:58)

Jadi, melakukan pekerjaan baik yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain sesuai syariat Islam juga harus dibarengi dengan keikhlasan karena Allah SWT. Al-Quran begitu menekankan perbuatan ini sebagai sarana kebahagiaan dan keberuntungan. 

Berikut beberapa contoh amal sholeh yang begitu dicintai Allah sehingga wajib diamalkan setiap muslim tanpa terkecuali.

  • Tersenyum

Ya, senyum juga merupakan bentuk amalan yang dapat kita lakukan dengan mudah. Menurut Rasulullah Saw. senyum adalah bentuk sedekah. Ketika kita tidak bisa berbuat kebajikan dengan harta, senyuman dapat mewakili kebaikan tersebut kepada orang lain, sebagaimana sabda Rasulullah Saw. berikut ini.

“Kamu tidak akan mampu berbuat baik kepada semua manusia dengan hartamu, maka hendaknya kebaikanmu sampai kepada mereka dengan keceriaan (pada) wajahmu.” (H.R) al-Hakim (1/212)

  • Patuh terhadap orang tua

Agama manapun mengajarkan kita untuk berbakti kepada kedua orang tua. Ayah dan ibu adalah orang paling berjasa dalam hidup kita sehingga kepatuhan terhadap orang tua jadi suatu amalan yang harus dijalankan secara ikhlas.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaan MU, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS Al-Israa 23)

  • Ucapan yang baik

Pernah mendengar pepatah “Diam itu emas” kan? Pepatah tersebut menegaskan bagaimana bersikap diam lebih baik ketimbang berkata-kata tetapi ucapan yang keluar justru menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain. 

Ucapan baik juga termasuk dalam amalan berbuat baik kepada orang lain. Maka, menjaga ucapan, baik secara lisan maupun tertulis, sama pentingnya dengan menolong sesama dan jadi salah satu bentuk ketaatan kita kepada Allah. Hal tersebut sudah disampaikan-Nya melalui firman berikut.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya la telah mendapat kemenangan yang besar.” (QS Al-Ahzab: 70-71)

  • Berbagi makanan pada tetangga

Berbagi dengan orang lain dapat dilakukan dalam bentuk apa pun, salah satunya dengan berbagi makanan pada tetangga. Ini juga bagian dari mempererat persaudaraan lewat upaya menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita. 

Tentu saja Rasulullah Saw. pernah menyatakan hal tersebut melalui sabda-Nya.

“Wahai Abu Dzarr, jika engkau memasak masakan berkuah, maka perbanyaklah kuahnya dan perhatikanlah tetanggamu.” (HR Muslim)

  • Menyayangi binatang

Binatang sama-sama ciptaan Allah sehingga perbuatan menyayangi binatang juga termasuk dalam amalan yang harus dilakukan orang-orang sholeh. Bahkan, jika kita tidak suka  memelihara binatang pun, kepedulian terhadap mereka bisa dilakukan dengan cara tidak menyakitinya.

Perilaku menyayangi binatang sejalan dengan sabda Rasulullah SAW. berikut ini.

“Ketika ada seorang lelaki sedang berjalan di suatu jalan ia merasa sangat haus. Lalu ia menemukan sebuah sumur kemudian ia turun ke dalamnya lalu la minum dan kemudian keluar. Tiba-tiba ada seekor anjing yang menjulurkan lidahnya. Dia makan tanah lembap karena hausnya

Orang itu lalu berkata, “Anjing ini telah mengalami kehausan seperti yang aku alami. Lalu ia turun ke sumur itu kemudian mengisi sepatunya dengan ir dan memeganginya dengan mulutnya lalu memberi minum anjing itu. Maka, Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya.”

Para sahabat kemudian bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah terhadap hewan-hewan ada pahala bagi kami?” Beliau bersabda, “Pada setiap makhluk hidup mendapat pahala.” (HR Muslim)

 

  • Menjalani hidup sederhana

Memiliki harta benda tidak lantas membuat kita perlu hidup bergelimang kemewahan. Allah tidak suka segala sesuatu yang berlebihan. Sepanjang kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari sudah terpenuhi, jalanilah hidup sederhana. 

Ketika kita terbiasa hidup sederhana, kita akan selalu merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang dimiliki.

“Kaya (yang sebenarnya) bukan dengan banyaknya harta, tapi kaya yang sebenarnya adalah kaya hati.” (HR Muttafaq Alaih) Barang siapa yang ingin menjadi orang paling kaya, maka lebih percayalah pada apa yang dimiliki Allah dari pada apa yang ada di tangannya.” (HR Imam Hakim)

“Ya Allah, jadikan rezeki keluarga Muhammad berupa makanan yang secukupnya.” (HR Muslim)

Demikian 6 jenis amal sholeh yang dicintai Allah. Namun, untuk memastikan amal kita diterima oleh Allah, pastikan sudah memenuhi beberapa syarat berikut. 

Pertama, kerjakan amalan tersebut dengan niat ikhlas karena Allah dan bertujuan mencari ridha-Nya. Kedua, pastikan perbuatan itu dilakukan sesuai syariat Islam atau petunjuk Al-Quran dan hadis agar tidak ditolak oleh Allah. Terakhir, lakukan dengan mengetahui ilmunya. 

Dengan kata lain, orang yang senang beramal sholeh memiliki perilaku dan kepribadian yang baik, tidak melakukan sesuatu yang merusak. Artinya, saat beramal sholeh kita juga membawa manfaat kepada orang lain dan lingkungan sekitar. 

Jadi, amal sholeh apa yang sudah Anda lakukan hari ini?

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close