Infak

Pengertian Infaq dan Bedanya dengan Zakat dan Sedekah

Infaq merupakan kegiatan mengeluarkan harta untuk kemaslahatan umat. Simak pengertian infaq dan bedanya dengan zakat dan sedekah.

Sebagian orang mungkin menganggap infak, zakat dan sedekah merupakan hal yang sama. Memang ketiganya sama-sama merupakan tindakan mengeluarkan sebagian harta untuk orang lain, namun sebenarnya terdapat perbedaan hukum dan syarat di antara ketiganya.

Pengertian Infaq

Pengertian infaq menurut Surat Ali Imran ayat 134 yaitu mengeluarkan sebagian harta untuk kepentingan orang lain atau masyarakat luas. Tidak ada nisab atau batasan minimal harta yang dikenakan zakat, sehingga infak dapat dilakukan orang kaya maupun miskin dalam kondisi lapang ataupun sempit.

Berdasarkan pengertian infaq, infak juga dapat diberikan kepada siapa saja, tidak harus diberikan kepada 8 golongan asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat.

Beda Infak, Zakat, dan Sedekah

Berbeda dengan zakat. Zakat hukumnya wajib jika harta seseorang telah mencapai nisab. Kewajiban menunaikan zakat termaktub dalam Surat At Taubah ayat 103, “Pungutlah Zakat dari sebagian harta kekayaan mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka”

Zakat juga harus diberikan kepada golongan tertentu. Delapan golongan asnaf yang berhak menerima zakat antara lain:

1. Fakir

Golongan fakir merupakan golongan orang yang kekurangan harta untuk dirinya dan kebutuhan sehari-harinya seperti makan dan pakaian.

2. Miskin

Sedikit berbeda dengan fakir, golongan yang disebut miskin adalah golongan orang yang memiliki penghasilan, namun penghasilannya sangat kecil. Penghasilan tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka dan keluarganya.

3. Riqab

Riqab merupakan golongan budak yang dijanjikan tuannya untuk dibebaskan. Namun, karena di zaman sekarang budak sudah tidak ada maka zakat untuk riqab dapat digunakan untuk membantu menebus tantara muslim yang menjadi tawanan perang.

4. Gharim

Gharim merupakan golongan orang yang memiliki utang dan tidak sanggup membayar kebutuhan hidupnya sehari-hari.

5. Mualaf

Mualaf merupakan golongan orang yang baru saja masuk Islam. Hal ini agar keimanannya semakin kuat, merasakan persaudaraan seiman, dan semakin mantap dalam memeluk agama Islam.

6. Fisabilillah

Fisabilliah merupakan golongan yang melindungi, memlihara, dan membesarkan Islam. Golongan yang termasuk kategori ini antara lain para pejuang di jalan Allah, pembangunan masjid, para pendakwah atau organisasi dakwah, dan orang yang melaksanakan syiar Islam ke daerah terpencil.

7. Ibnu Sabil

Ibnu Sabil merupakan golongan orang yang sedang merantau dan mengalami kesulitan dalam perjalanan.

8. Amil Zakat

Amil zakat merupakan orang yang bertugas mengumpulkan dan membagikan zakat. Zakat yang diterima oleh amil zakat merupakan imbalan atas pekerjaan yang telah mereka lakukan.

Sementara itu, sedekah memiliki perbedaan juga dengan pengertian infaq maupun batasannya. Jika infak hanya terbatas pada harta benda, sedekah cakupannya lebih luas. Banyak hal lain selain harta yang bisa dijadikan sedekah, misalnya senyum kepada orang lain, menyingkirkan paku di jalan agar tidak membahayakan orang lain, dan beragam hal baik lainnya.

Keutamaan Infak, Zakat dan Sedekah

Ada beragam keutamaan infak, zakat dan sedekah yaitu

  1. Membersihkan dan menyucikan harta benda
  2. Menghapus dosa
  3. Mendapatkan pahala yang berlipat ganda
  4. Mendapat pertolongan di hari akhir
  5. Mendapat jalan masuk ke surga di pintu khusus kaum yang bersedekah dan melakukan infak
  6. Mendapat keberkahan harta
  7. Tertolong dari siksa kubur
  8. Mendapat rahmat dan derajat yang tinggi di hadapan Allah
  9. Membuat hati tenang dan bahagia

Demikian ulasan tentang pengertian infaq, serta keutamaan dan perbedaannya dengan zakat dan sedekah. Semoga bermanfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close