Infak

Macam Macam Infaq yang Wajib Kamu Ketahui

Begitu banyak amalan dalam Islam yang berkaitan dengan pemberian uang maupun harta benda lainnya. Beberapa di antaranya yakni infaq, zakat, sedekah, dan wakaf. Keempatnya meski sekilas tampak sama namun memiliki tujuan dan cara yang berbeda-beda.

Bahkan dari hukum pelaksanaannya juga berbeda, zakat misalnya, ia diwajibkan bagi umat islam yang mampu dengan syarat yang sudah ditentukan.

Tapi di artikel ini kita akan membahas tentang Infaq dan macam-macam infaq saja. Mungkin kita tidak asing apabila mendengar kata Infak. Kegiatan yang mirip sedekah ini ternyata banyak macamnya loh, yuk ketahui apa saja macamnya?

Pengertian Infaq

Kata Infaq berasal dari kata anfaqo-yunfiqu, artinya membelanjakan atau membiayai, arti infaq menjadi khusus ketika dikaitkan dengan upaya realisasi perintah-perintah Allah.

Menurut kamus bahasa Indonesia pengertian Infaq adalah mengeluarkan harta yang mencakup zakat dan non zakat. Sedangkan menurut terminologi syariat, pengertian infaq berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam.

Oleh karena itu Infaq berbeda dengan zakat, infaq tidak mengenal nisab atau jumlah harta yang ditentukan secara hukum. Infaq tidak harus diberikan kepada mustahik tertentu, melainkan kepada siapapun misalnya orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, atau orang-orang yang sedang dalam perjalanan.

4 Macam Infaq

Hukum mengeluarkan infak adalah sunnah, namun juga perlu diperhatikan, tergantung dari setiap infak yang dilakukan. Agar lebih paham mengenai Infak, berikut ini adalah macam-macam infaq berdasarkan hukumnya

Infaq Wajib

Hukum infaq pertama yaitu wajib. Infak berhukum wajib ini dikeluarkan agar seseorang yang melakukan tidak mendapat dosa. Contoh infaq wajib adalah membayar mas kawin.

Bukan hanya mas kawin, contoh infaq wajib lainnya adalah Kifarat atau kafarat. Kafarat atau kifarat adalah denda yang harus dibayarkan oleh seorang muslim atau muslimah karena melanggar hukum Allah. Besaran kafarat ini tergantung dari jenis kesalahan yang dilakukan.

Penerima infak wajib ini bisa siapa saja, termasuk keluarga yang membutuhkan

Infaq Sunnah

Jenis infak yang kedua adalah Sunnah. Infak sunnah ini dikerjakan untuk bertujuan untuk berbagi kebaikan. Misalnya berinfak untuk keperluan anak yatim dan dhuafa, atau bisa juga untuk menolong orang lain yang tertimpa masalah.

Manfaat Infaq Sunnah sungguh sangat luar biasa. Kita dapat membantu meringankan beban orang lain pada setiap rezeki yang Allah berikan di uang yang kita bagi kepada sesama.

Infaq Mubah

Macam Infaq selanjutnya adalah infaq mubah. Jenis Infak ini sangat sering dilakukan. Contohnya seperti memberikan harta untuk kegiatan bercocok tanam, atau bisa juga untuk berbisnis.

Infaq mubah tentu tidak wajib dilakukan. Setiap orang yang melakukannya tidak akan berdosa namun juga tidak akan mendapatkan pahala.

Infaq Haram

Jenis Infaq yang terakhir adalah infaq haram. Infaq haram adalah infaq yang dilarang oleh agama. Misal, berinfaq yang tidak ikhlas karena Allah. Contoh lain adalah berinfaq untuk menghalangi syiar agama islam.

Seperti yang tertuang dalam QS. An-Anfal ayat 36,bahwa “Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, menginfakkan harta mereka untuk menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan (terus) menginfakkan harta itu, kemudian mereka akan menyesal sendiri, dan akhirnya mereka akan dikalahkan. Ke dalam neraka Jahanam lah orang-orang kafir itu akan dikumpulkan”

Oleh karena itu, berinfaq untuk sesuatu kejelekan sangat dilarang oleh Allah, dan termasuk ke dalam kelompok infaq haram.

Lebih paham bukan tentang macam-macam infaq yang ada di dalam islam? Infaq juga memberikan banyak manfaat dan hikmah. Hikmah infaq tidak hanya untuk penerimanya saja tapi lebih banyak untuk pemberinya.

Tunggu apalagi segera berinfaq dan bersedekah sebagai ladang pahala dan penyelamat kamu di hari kiamat kelak. Berinfaq dan bersedekah sekarang ini juga semakin mudah dengan adanya Amalsholeh.com yang membuka donasi infaq dan sedekah secara online.

 

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close